Bang Beni Cara Masyarakat Awasi Produk Bertanda SNI

Dalam Undang Undang No. 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, salah satu fungsi penting dalam menjamin efektifitas penerapan SNI adalah pengawasan, baik pengawasan pra pasar (pre-market survailans) maupun pengawasan di pasar (post-market survailans). Meski penting, sering kali fungsi inilah yang menjadi mata rantai yang terlemah atau belum optimal. Hal ini terjadi karena beberapa faktor diantaranya keterbatasan sumber daya pengawasan serta cakupan wilayah NKRI yang luas dan kepulauan.

Selain untuk menjamin efektifitas penerapan SNI, pengawasan juga untuk menjamin aspek keadilan dunia usaha (fair trade) dan hal yang mendasar dan sudah menjadi kewajiban hadirnya negara, yaitu melindungi warganya dalam aspek keamanan, keselamatan dan kesehatan serta perlindungan lingkungan hidup.

Ada sanksi bagi yang melanggar dan ada rewards bagi yang konsisten menerapkan SNI. Pembiaran terhadap setiap pelanggaran penerapan SNI, apalagi jika SNInya wajib, maka akan merusak mekanisme pasar, menghancurkan pelaku usaha konsisten menerapkan SNI.

Jika di ilmu ekonomi ada Hukum Gresham (Gresham’s law) yang berbunyi “bad money drives out good money”, uang dengan nilai buruk akan menyingkirkan uang dengan nilai baik, maka dapat juga dianalogikan, “Bad Quality Products drives out Good Quality Products“ dapat terjadi jika pengawasan SNI tidak berjalan. Maka sebagus apapun SNI yang dikembangkan maka akan menjadi sia-sia. Sebegitu pentingnya Pengawasan SNI.

Hal tersebut yang menjadi salah satu kesimpulan dalam pertemuan antara BSN dengan Tim Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) untuk Pembinaan dan Pengawasan SNI di Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel di Palembang (10/04). BSN diwakili oleh Kepala Pusat Sistem Penerapan Standar, Dr. Wahyu Purbowasito didampingi oleh Kasubid subbid penerapan standar sukarela dan penanganan pengaduan, Banu Sirnamala dan personel KLT BSN di Palembang, Haryanto. Hadir Ketua Tim, Kepala Dinas Perindustrian Prov. Sumsel, Ir. Ernila Rizar, MM. dan Kepala Dinas Perdagangan Prov. Sumsel, H. Yustianus beserta anggota Tim, yaitu Para PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) dan Pegawai Pengawasan Standardisasi Industri (PPSI).

Atas terbentuknya Tim Gubernur Sumsel Pembinaan dan Pengawasan SNI melalui SK No. 162 Tahun 2018 ini, sangat diapresiasi BSN, Tim ini diharapkan dapat mendorong penerapan SNI sekaligus pengawasannya yang efektif jelas Dr. Wahyu Purbowasito

Dr. Wahyu Purbowasito menyampaikan salah satu solusi mengoptimalkan pengawasan SNI adalah dengan melibatkan masyarakat digabungkan dengan teknologi digital sosial media. Untuk itu, BSN mengembangkan situs dan aplikasi berbasis android Bang Beni atau singkatan dari Barang ber-SNI yang dapat dipasang di gawai (gadget) atau diakses melalui situs bangbeni.bsn.go.id atau di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=id.sagara.bsn.bangbeni&hl=id.

sumber: http://www.bsn.go.id/main/berita/detail/9230/bang-beni-cara-masyarakat-awasi-produk-bertanda-sni#.Ws2aUohuY2w

Source: RistekDikti

About author

You might also like

Info Iptek Dikti 0 Comments

Fakultas Farmasi UGM Jajaki Kerja Sama Pengembangan Jamu Dengan BBPPTOOT

Fakultas Farmasi UGM melakukan penjajakan kerja sama dengan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (BBPPTOOT) , Karanganyar untuk pengembangan formula saintifik jamu ke arah fitofarmaka. Hal tersebut mengemuka

Info Iptek Dikti 0 Comments

Mahasiswa Perikanan Polnep Diminati Perusahaan di Jepang

Mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Program Studi Pengolaha Hasil Ikan hari ini, Rabu, 11 April 2018 mengikuti seleksi magan di Jepang. Mahasiswa yang akan mengikuti magang di perusahaan di

Info Iptek Dikti 0 Comments

Kisah Inspiratif Satpam UGM Hantarkan Sang Anak Raih Gelar Doktor

Mengenakan seragam satpam lengkap dengan sepatu bot kebanggaannya, Teguh Tuparman berjalan tegap menuju gedung Grha Sabha Pramana dengan menggandeng istri serta anak-anaknya. Hari itu adalah hari yang penuh sukacita baginya

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply