Manual Prosedur Pengelolaan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan LPPM AMIK Indonesia 2016

Manual Prosedur Pengelolaan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan LPPM AMIK Indonesia 2016

I. TUJUAN

Menjamin praktek baik pelaksanaan pengelolaan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan sesuai dengan Visi-Misi AMIK Indonesia Banda Aceh, Standar Mutu AMIK Indonesia Banda Aceh tentang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Rencana Induk Penelitian.

II. LINGKUP

Lingkup Prosedur Pengelolaan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh berlaku untuk pengelolaan semua Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang bersifat lintas disiplin ilmu dibawah LPPM-AMIK Indonesia Banda Aceh yang meliputi prosedur pembentukan, pembekuan, pengaktifan kembali dan pembubaran Pusat Studi dan Pusat Pelayanan. Berlaku bagi LPPM, Tim Penilai Internal, Pengusul Pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan. Manual Prosedur ini menjelaskan tentang empat hal yaitu : 1. Kelengkapan administrasi, 2. Syarat-syarat, 3. Pengisian borang, 4. Penilaian.

III. DEFINISI

  1. LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh: adalah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat AMIK Indonesia Banda Aceh, yang mempunyai tugas pokok dan fungsi memperkuat berjalannya dua dharma dari tridharma Perguruan Tinggi, yaitu Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
  2. Pusat Studi dan Pusat Pelayanan: adalah Lembaga/Pusat fungsional yang dibentuk Direktur melalui dan dibawah koordinasi LPPM dan diberi tugas pokok memperkuat fungsi penelitian di tingkat Akademik.
  3. Pusat Pelayanan: adalah Lembaga/Pusat fungsional yang dibentuk Direktur melalui dan dibawah koordinasi LPPM dan diberi tugas pokok memperkuat fungsi pengabdian kepada
  4. Tim Penilai Internal: adalah Tim penilai yang memiliki kemampuan melakukan asesmen dokumen dan syarat-syarat pendirian pusat yang ditunjuk Ketua LPPM.

IV. Prosedur Pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan

Prosedur pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan meliputi persyaratan, tahapan, persetujuan pembentukan dan keanggotaan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan.

1. Persyaratan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan

Persyaratan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dilingkungan LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh terdiri dari :

  1. Usulan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang mencakup : latar belakang, lingkup bidang yang akan dikaji, tujuan, rekam jejak (milestone), sasaran dan program kerja selama empat tahun.
  2. Diusulkan paling sedikit sepuluh peneliti yang berasal dari minimal jumlah dosen yang dibuktikan dengan tanda tangan asli semua pengusul pada lembar persetujuan pengusulan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan.
  3. Rencana penelitian tahunan Pusat Studi dan Pelayanan dan rencana penelitian para peneliti (personal research plan).
  4. Rencana publikasi (penulisan hasil penelitian di jurnal internasional dan artikel ilmiah yang sesuai dengan core bidang ilmu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan)
  5. Rencana penyelenggaraan even ilmiah (seminar, simposium, kongres, lokakarya, pameran, eksibisi, bedah buku, dll) bila ada.
  6. Rencana pengembangan kerjasama Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dengan instansi diluar AMIK Indonesia Banda Aceh.
  7. Rencana pembiayaan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan.

2. Tahapan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan

Usulan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dilingkungan LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh dilakukan dengan tahapan :

  1. Pengajuan surat usulan dan kelengkapan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan kepada Kepala LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh dengan tembusan kepada Direktur AMIK Indonesia Banda Aceh.
  2. Berkas pengajuan usulan harus sudah dievaluasi oleh pimpinan LPPM paling lambat tujuh hari sejak diajukan.
  3. Apabila berkas usulan sudah memenuhi semua persyaratan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan, Kepala LPPM selanjutnya mengajukan berkas usulan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan kepada Direktur AMIK Indonesia Banda Aceh untuk mendapatkan pengesahan dalam bentuk SK Pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan paling lambat sepuluh hari sejak diajukan.
  4. Apabila berkas usulan belum memenuhi semua persyaratan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan, Kepala LPPM mengembalikan berkas kepada pengusul untuk dilengkapi paling lambat sepuluh hari sejak berkas dikembalikan.
  5. Berkas yang telah diperbaiki dan memenuhi persyaratan selanjutnya diajukan kepada Direktur AMIK Indonesia Banda Aceh seperti pada ketentuan butir c.

3. Persetujuan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan

Persetujuan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dilakukan oleh Pimpinan LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh setelah melakukan evaluasi terhadap berkas pengajuan pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang diajukan oleh pengusul berdasarkan kriteria evaluasi yang telah ditetapkan, Pengesahan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dilakukan oleh Direktur dalam bentuk SK Direktur tentang Pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan.

4. Keanggotaan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan

Keanggotaan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan mengatur segala hal yang terkait dengan keanggotaan suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang terdiri dari prosedur pendaftaran keanggotaan, prosedur pengunduran diri, prosedur pemberhentian dan prosedur pemilihan pimpinan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan. Seorang peneliti bisa menjadi anggota lebih dari satu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan sepanjang memenuhi persyaratan keanggotaan dari setiap Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang diikuti. Suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan di lingkungan LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. Satu orang Kepala Pusat yang sesuai dengan bidang ilmu yang ditekuninya dan bergelar akademik Doktor.
  2. Sepuluh orang peneliti yang terdaftar pada Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dan yang dibuktikan dengan formulir keanggotaan yang telah diisi dan ditandatangani oleh anggota Pusat Studi dan Pusat Pelayanan disahkan oleh Kepala Pusat Studi dan Pusat Pelayanan.
  3. Lima orang peneliti aktif yang dibuktikan dengan rekaman bukti penelitian dan publikasi ilmiah yang relevan dengan core bidang kajian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan. Seorang peneliti dapat dikategorikan sebagai peneliti aktif apabila selama satu tahun yang bersangkutan minimal melakukan satu penelitian atau melakukan satu publikasi ilmiah (tahun kedua sejak SK Pembentukan Pusat Studi, untuk pusat studi baru)
  4. Daftar keangotaan suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan disahkan oleh Ketua LPPM.

Pendaftaran anggota :

  1. Setiap anggota Pusat Studi dan Pusat Pelayanan harus mengisi formulir keanggotaan yang telah disediakan.
  2. Formulir keanggotaan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan harus disahkan oleh Kepala Pusat Studi dan Pusat Pelayanan

Pengunduran diri anggota :

  1. Anggota suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan bisa mengajukan pengunduran diri dari suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan apabila minat penelitian yang ingin ditekuni sudah tidak sesuai lagi dengan core bidang ilmu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang diikuti.
  2. Anggota Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dan Pusat Pelayanan yang mengundurkan diri harus mengisi formulir yang telah disediakan dan disahkan oleh Ketua Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dan Pusat Pelayanan.

Pemberhentian anggota :

  1. Anggota Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dapat diberhentikan keanggotaannya dari suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan apabila setelah dievaluasi dianggap tidak memiliki kinerja yang sesuai dengan ketentuan Pusat Studi dan Pusat
  2. Pelayanan atau melanggar ketentuan-ketentuan internal Pusat Studi dan Pusat Pelayanan.
  3. SK pemberhentian keanggotaan suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan ditandatangani Ketua Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dan disahkan Kepala LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh.

V. Prosedur Pembekuan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan

Prosedur pembekuan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan meliputi persyaratan, tahapan dan persetujuan pembekuan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan. Suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dapat dibekukan apabila;

  1. Keanggotaan suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan kurang dari ketentuan jumlah minimal pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan.
  2. Kinerja Pusat Studi dan Pusat Pelayanan selama dua tahun berturut-turut berada dibawah ketentuan kinerja minimal Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang telah ditetapkan.
  3. Keputusan pembekuan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan harus dilakukan dalam forum rapat pimpinan LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh.
  4. Kepala LPPM mengajukan Surat Usulan Pembekuan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan Kepada Direktur AMIK Indonesia Banda Aceh dengan dilampiri berkas evaluasi kinerja Pusat Studi dan Pusat Pelayanan.
  5. Dengan pertimbangan Kepala LPPM Direktur AMIK Indonesia Banda Aceh mengeluarkan SK Pembekuan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan paling lambat sepuluh hari sejak diusulkan.
  6. Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang dibekukan tidak akan menerima anggaran pembiayaan dari AMIK Indonesia Banda Aceh.

VI. Prosedur Pengaktifan Kembali Pusat Studi dan Pusat Pelayanan

Prosedur pengaktifan kembali Pusat Studi dan Pusat Pelayanan meliputi persyaratan, tahapan dan persetujuan pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan. Suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang telah dibekukan dapat diaktifkan kembali setelah semua ketentuan pengaktifan kembali suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan bisa dipenuhi. Pengaktifan kembali suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dapat dilakukan apabila :

  1. Jumlah keanggotaan minimal Pusat Studi dan Pusat Pelayanan telah terpenuhi.
  2. Ketentuan kinerja minimal Pusat Studi dan Pusat Pelayanan telah terpenuhi.
  3. Ketua Pusat Studi dan Pusat Pelayanan bisa mengajukan pengaktifan kembali Pusat Studi dan Pusat Pelayanan kepada Kepala LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh dengan mengajukan Surat Pengaktifan Kembali Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang dilampiri berkas-berkas yang diperlukan.
  4. Keputusan pengaktifan kembali suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dilakukan oleh Kepala LPPM melalui rapat pimpinan LPPM paling lambat tujuh hari sejak pengajuan surat pengaktifan kembali oleh Ketua Pusat Studi dan Pusat Pelayanan.
  5. Apabila semua persyaratan pengaktifan kembali suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan telah terpenuhi, Kepala LPPM mengajukan surat pengaktifan kembali Pusat Studi dan Pusat Pelayanan kepada Direktur AMIK Indonesia Banda Aceh.
  6. Dengan pertimbangan Kepala LPPM Direktur AMIK Indonesia Banda Aceh mengeluarkan SK Pengaktifan Kembali Pusat Studi dan Pusat Pelayanan paling lambat sepuluh hari sejak diusulkan.
  7. Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang telah diaktifkan kembali berhak mendapatkan kembali anggaran pembiayaan dari AMIK Indonesia Banda Aceh.

VII. Prosedur Pembubaran Pusat Studi dan Pusat Pelayanan

Prosedur pembubaran Pusat Studi dan Pusat Pelayanan meliputi persyaratan pembubaran, tahapan dan persetujuan pembubaran Pusat Studi dan Pusat Pelayanan. Suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang telah dibekukan dapat pembubaran apabila :

  1. Satu tahun sejak dibekukan tidak mengajukan kembali pengaktifan kembali kepada Kepala LPPM.
  2. Ketua Pusat Studi dan Pusat Pelayanan mengajukan permintaan pembubaran Pusat Studi dan Pusat Pelayanan kepada Kepala LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh.
  3. Keputusan pembubaran suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dilakukan oleh Kepala LPPM melalui rapat pimpinan LPPM paling lambat tujuh hari sejak pengajuan surat permintaan pembubaran oleh Ketua Pusat Studi dan Pusat Pelayanan atau satu tahun lebih tujuh hari sejak SK pembekuan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan.
  4. Apabila semua persyaratan pembubaran suatu Pusat Studi dan Pusat Pelayanan telah terpenuhi, Kepala LPPM mengajukan surat pembubaran Pusat Studi dan Pusat Pelayanan kepada Direktur AMIK Indonesia Banda Aceh.
  5. Dengan pertimbangan Kepala LPPM Direktur AMIK Indonesia Banda Aceh mengeluarkan SK Pembubaran Pusat Studi dan Pusat Pelayanan paling lambat sepuluh hari sejak diusulkan.
  6. Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang telah dibAMIK Indonesia Banda Aceharkan tidak berhak lagi melakukan segala bentuk kerjasama dengan mengatasnamakan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dan mendapatkan anggaran dari AMIK Indonesia Banda Aceh.
  7. Semua aset Pusat Studi dan Pusat Pelayanan yang telah dibAMIK Indonesia Banda Aceharkan menjadi tanggungjawab LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh.

VIII. Prosedur Penilaian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan

  1. Penilaian : Penilaian yang dilakukan oleh Tim Penilai Internal didasarkan pada ketentuan pemenuhan administrasi dan syarat-syarat serta ketentuan lain yang berlaku di AMIK Indonesia Banda Aceh.
  2. Model Penilaian yang digunakan dalam pegusulan pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan menggunakan dimensi mutu yang telah ditetapkan, yaitu:
  3. Kelayakan (appropriateness) merupakan tingkat ketepatan unsur masukan, proses, keluaran, maupun tujuan program ditinjau dari ukuran ideal secara normatif.
  4. Kecukupan (adequacy) menunjukkan tingkat ketercapaian persyaratan ambang yang diperlukan untuk penyelenggaraan suatu program.
  5. Relevansi/kesesuaian (relevancy) merupakan tingkat keterkaitan tujuan maupun hasil/keluaran program pendidikan dengan kebutuhan masyarakat di lingkungannya maupun secara global.
  6. Suasana akademik (academic atmosphere) merujuk pada iklim yang mendukung interaksi antara dosen dan mahasiswa, antara sesame mahasiswa, maupun antara sesama dosen untuk mengoptimalkan proses pembelajaran.
  7. Efisiensi (efficiency) merujuk pada tingkat pemanfaatan masukan (sumberdaya) yang digunakan untuk proses pembelajaran.
  8. Keberlanjutan (sustainability) menggambarkan keberlangsungan penyelenggaraan program yang mencakup ketersediaan masukan, aktivitas pembelajaran, maupun pencapaian hasil yang optimal.
  9. Selektivitas (selectivity) menunjukkan bagaimana penyelenggara program memilih unsur masukan, aktivitas proses pembelajaran, maupun penentuan prioritas hasil/keluaran berdasarkan pertimbangan kemampuan/kapasitas yang dimiliki.
  10. Produktivitas (productivity) menunjukkan tingkat keberhasilan proses pembelajaran yang dilakukan dalam memanfaatkan masukan.
  11. Efektivitas (effectiveness) adalah tingkat ketercapaian tujuan program yang telah ditetapkan yang diukur dari hasil/keluaran program
  12. Hasil penilaian tim penilai internal akan menentukan apakan usulan pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan masih memerlukan perbaikan atau segera diusulkan ke Direktur untuk mendapat pengesahan
  13. Organisasi dan alur pendirian pusat

IX. RUJUKAN

Renstra AMIK Indonesia Banda Aceh tahun 2011-2015

Standar Mutu AMIK Indonesia Banda Aceh

Renstra LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh

Rencana Induk Penelitian LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh

Rencana Induk Pengabdian kepada Masyarakat AMIK Indonesia Banda Aceh

X. GARIS BESAR PROSEDUR

  1. Pengajuan Pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dilakukan oleh sebuah tim yang diatur dengan ketentuan dalam MP Pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan Tim pengusul mengajukan permohonan kepada Ketua LPPM
    1. Ketua LPPM memberikan surat balasan disertai dengan lampiran MP Pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan
    1. Tim pengusul melengkapi semua persyaratan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam MP Pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan
    1. Dokumen kelengkapan Pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dan diterima LPPM dengan bukti tanda terima
    1. LPPM menerbitkan surat tugas Tim Penilai Internal selambat-lambatnya tujuh (7) hari setelah diterbitkannya bukti tanda terima dokumen, untuk memeriksa dan menilai semua kelengkapan dokumen sesuai persyaratan yang telah ditetapkan dalam MP Pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan.
    1. Tim Penilai memeriksa dokumen Pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan selambat-lambatnya dalam waktu dua (2) minggu sejak ditetapkannya Surat Tugas Tim Penilai Internal
    1. Tim Penilai Internal menyerahkan hasil penilaian dokumen Pendirian Pusat Studi dan Pusat Pelayanan kepada Ketua LPPM Amik Indonesia Banda Aceh
    1. Ketua LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh menindaklanjuti hasil penilaian Tim Penilai Internal kepada Tim Pengusul
    1. Tim Pengusul melakukan perbaikan dokumen sesuai saran dan rekomendasi Tim Penilai Internal
    1. Tim Pengusul mengajukan hasil revisi dokumen sesuai dengan saran dan rekomendasi Tim Penilai Internal kepada Ketua LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh
    1. Dokumen yang telah sesuai dengan saran dan rekomendasi Tim Penilai Internal, dibuatkan surat pengantar oleh Ketua LPPM AMIK INDONESIA BANDA ACEH ke Direktur untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) Direktur tentang penetapan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dibawah koordinasi LPPM AMIK Indonesia Banda Aceh.
Membuat Surat pengantar kepada Direktur
SK Direktur

XI. BAGAN ALIR

XII. Dokumen Terkait

  1. Formulir Evaluasi Pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan
    1. Template SK Pengajuan Pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan Kepada Direktur AMIK Indonesia Banda Aceh
    1. Formulir Keanggotaan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan
    1. Formulir Pengunduran Diri dari Keanggotaan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan
    1. Formulir Pemantauan Kinerja Pusat Studi dan Pusat Pelayanan dan Pusat Pelayanan
    1. Formulir Evaluasi Kinerja Pusat Studi dan Pusat Pelayanan
    1. Formulir Evaluasi Pengaktifan Kembali Pusat Studi dan Pusat Pelayanan
    1. Template SK Pembentukan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan (dikendalikan Direkturat)
    1. Template SK Pembekuan Pusat Studi dan Pusat Pelayanan (dikendalikan Direkturat)
    1. Template SK Pengaktifan Kembali Pusat Studi dan Pusat Pelayanan (dikendalikan Direkturat)

Template SK Pembubaran Pusat Studi dan Pusat Pelayanan (dikendalikan Direkturat)

About author

You might also like

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply